Sertifikasi IT - Pertemuan Ke-5 Mata Kuliah Etika Profesi
Hari ini pada hari Senin, tanggal 25 September 2023, saya mengikuti mata kuliah Etika Profesi di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember. Perkuliahan hari ini dibimbing oleh Ibu Oktalia Juwita, S. Kom., M. MT. Pada minggu keenam perkuliahan, saya mendapatkan materi tentang Sertifikasi di Bidang Profesi IT. Namun, sebelum membahas lebih jauh, tahukah kalian apa yang dimaksud dengan sertfikasi? Apa perbedaannya dengan sertifikat?
Sertifikat adalah sebuah dokumen resmi yang dibuat sebagai bukti bahwa seseorang telah megikuti atau melaksanakan suatu program atau kegiatan. Biasanya sertfikat juga tidak memiliki tanggal kadaluwarsa. Untuk sertifikasi, hal ini cukup berbeda dengan sertifikat, sertifikasi adalah penetapan yang diberikan oleh suatu instansi atau lembaga kepada seorang profesi karena memiliki keterampilan atau keahlian tertentu dalam bidangnya. Sertifikasi juga cenderung memiliki masa berlaku yang artinya tidak dapat digunakan selamanya. Selain itu, sertifikasi dibagi menjadi dua jenis, sertifikasi profesi dan sertifikasi profesional. Sertifikasi profesi diberikan kepada seseorang yang kompetensi atau keahliannya telah diakui. Sedangkan sertifikasi profesional sebagai bukti seseorang memiliki kemampuan pada suatu keahlian atau kriteria khusus.
Dilihat dari pengertian dan penjelasannya, sertifikasi sepertinya menjadi hal yang begitu penting, apa saja pentingnya sertifikasi?
- Sertifikasi membantu pekerja mendapatkan posisi yang sesuai → karena sertifikasi membuktikan seorang pekerja memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
- Mayoritas perusahaan membutuhkan karyawan yang sudah menjalani sertifikasi.
- Sertifikasi menjadi bukti bahwa karyawan tersebut lebih berkualitas → para manajer membuktikan bahwa seorang IT yang bersertifikasi dapat bekerja lebih terampil, bergaji lebih tinggi, dan diakui dikalangan umum.
- Sertifikasi IT dapat berkembang mengikuti perkembangan teknologi sehingga bersifat fleksibel.
- Membuktikan bahwa berlatih seorang diri tanpa sertifikasi itu tidak cukup.
- Memenuhi kebutuhan tenaga kerja IT dengan kompetensi lebih spesifik.
- Manfaat sertifikasi untuk diri sendiri :
- Meningkatkan kredibilitas
- Menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi
- Adanya jaminan posisi dan reputasi yang berkualitas
- Membuktikan kemampuan individu dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi dengan cepat
- Gaji seorang profesional dengan sertifikat cenderung lebih tinggi
- Mendapatkan kehormatan dan kepercayaan lebih dibandingkan anggota lain
- Memiliki sertifikat membuktikan keinginan dan semangat tinggi dalam menekuni bidang yang dipelajari
- Memudahkan kerjasama hingga relasi dengan komunitas lain
- Bahkan, seseorang dengan sertifikat dan sertifikasi memiliki peluang lebih besar untuk berkarir di kancah global (internasional).
- Manfaat sertifikasi untuk perusahaan :
- Memiliki pegawai yang mampu mengikuti perkembangan teknologi
- Meningkatkan citra perusahaan
- Memberikan alur perusahaan yang jelas
- Membantu mempermudah proses rekrutmen tenaga IT yang berkualitas dan kompeten sesuai kebutuhan perusahaan
- Mendorong semangat para pegawai untuk belajar dan mendalami bidangnya.
- CCNA (Cisco Certified Network Associate) → Sertifikasi keterampilan dasar untuk jaringan profesional meliputi WAN, IP address, dan jaringan nirkabel.
- RHCE (Red Hat Certified Engineer) → Sertifikasi yang ditargetkan untuk senior system administrators yang bekerja dengan sistem operasi Linux enterprise.
- MCTS (Microsoft Certified Technology Specialist) → Sertifikasi yang menawarkan pelatihan teknologi terbaru seperti Microsoft Exchange Server 2010 dan Windows Server 2008.




Komentar
Posting Komentar